Antrean BBM Mengular di Jembrana akibat Kelangkaan BBM, Dua Perempuan Mengeluh Pusing dan Sesak Napas

Ket foto : Antrean BBM Mengular di Jembrana akibat Kelangkaan BBM, Dua Perempuan Mengeluh Pusing dan Sesak Napas.

JEMBRANA – Dpost.com !  Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) memicu antrean panjang kendaraan di SPBU 54.822.13, Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, Bali, Kamis (15/10/2026) malam. Antrean yang berlangsung sejak pukul 22.00 WITA tersebut diwarnai insiden dua orang perempuan pengendara yang mengeluhkan pusing dan sesak napas hingga mendapatkan penanganan dari personel Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Jembrana.

Kedua perempuan tersebut masing-masing berinisial NLS, warga Kelurahan Loloan Barat, Kecamatan Negara, dan KND, warga Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana.

Read More

Mengetahui adanya pengendara yang mengalami keluhan kesehatan, personel Sidokkes Polres Jembrana segera memberikan pertolongan dengan melakukan pemeriksaan tekanan darah untuk mengetahui kondisi kesehatan keduanya.

Bamin Sikkespol Sidokkes Polres Jembrana, I Komang Artha Yasa, mengatakan pihaknya langsung memberikan pertolongan ketika mengetahui kedua perempuan tersebut mengalami keluhan kesehatan di tengah antrean BBM.

“Di saat antrean berlangsung, mendadak ada dua orang yang mengalami pusing dan sesak napas. Kami langsung memberikan pertolongan dengan melakukan pemeriksaan tekanan darah untuk mengetahui kondisi mereka,” ujar I Komang Artha Yasa.

Berdasarkan hasil pemeriksaan yang disampaikan, kedua perempuan tersebut mengalami keluhan pusing dan sesak napas yang diduga berkaitan dengan keterlambatan makan. Setelah mendapatkan pertolongan dan pemeriksaan dari petugas Sidokkes Polres Jembrana, keduanya diperbolehkan pulang.

Kehadiran personel Sidokkes Polres Jembrana dalam memberikan pertolongan menjadi bentuk pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan di lapangan.

Sementara itu, antrean panjang di SPBU tersebut terjadi akibat kelangkaan BBM sehingga masyarakat harus menunggu untuk mendapatkan bahan bakar. Kondisi ini menyebabkan kepadatan kendaraan di area pengisian BBM pada malam hari.

Masyarakat diimbau tetap menjaga ketertiban selama mengantre serta memperhatikan kondisi kesehatan masing-masing. Pengendara yang belum makan diimbau untuk memenuhi kebutuhan makan dan minum, terutama jika harus menunggu dalam waktu lama.

Apabila mengalami pusing berat atau sesak napas, masyarakat diharapkan segera meminta pertolongan medis agar dapat memperoleh pemeriksaan dan penanganan yang sesuai.

Catatan: Informasi mengenai kelangkaan BBM dan hasil pemeriksaan kedua perempuan dalam naskah ini berdasarkan keterangan yang Anda berikan. Untuk publikasi resmi, sebaiknya tetap dilakukan konfirmasi kepada pihak SPBU atau instansi terkait mengenai penyebab kelangkaan BBM.