BBM Langka, Antrean di SPBU Negara Jembrana Mengular,Pengendara Sepeda Motor dan Sopir Angkutan Rela Antre Dari Jam 12.00 WITA Hingga Dinihari,(13/10/2026)

JEMBRANA, Bali – Dpost.com ! Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) memicu antrean panjang kendaraan di SPBU 54.822.16 Negara, Kabupaten Jembrana, Bali. Antrean kendaraan dilaporkan mengular hingga sekitar satu kilometer, membuat masyarakat harus mengantre untuk mendapatkan bahan bakar.

Read More

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari salah satu pegawai SPBU, kondisi tersebut diduga berkaitan dengan berkurangnya stok minyak di pelabuhan Desa Manggis. Berkurangnya persediaan tersebut disebut berdampak terhadap ketersediaan pasokan BBM.

Meski demikian, informasi mengenai berkurangnya stok di pelabuhan tersebut masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut dari pihak terkait, termasuk mengenai penyebab penurunan persediaan dan dampaknya terhadap distribusi BBM ke wilayah Kabupaten Jembrana.

Antrean panjang ini menjadi perhatian karena BBM merupakan kebutuhan utama masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Pengendara sepeda motor, sopir angkutan, hingga pelaku usaha berpotensi terdampak apabila pasokan bahan bakar tidak segera kembali normal.

Kondisi ini juga memunculkan pertanyaan mengenai kelancaran rantai distribusi BBM, mulai dari ketersediaan stok di pelabuhan hingga penyalurannya ke SPBU di wilayah Jembrana. Kepastian informasi mengenai stok dan jadwal pengiriman diperlukan agar masyarakat memperoleh gambaran yang jelas mengenai situasi tersebut.

Masyarakat berharap pihak Pertamina dan instansi terkait segera memberikan penjelasan resmi mengenai penyebab antrean panjang di SPBU 54.822.16 Negara, sekaligus memastikan pasokan BBM kembali lancar.

Hingga berita ini disusun, keterangan resmi dari Pertamina maupun pengelola SPBU terkait kondisi stok di Pelabuhan Manggis masih perlu dikonfirmasi. Perkembangan situasi ini patut dipantau untuk memastikan apakah gangguan pasokan bersifat sementara atau berdampak lebih luas terhadap distribusi BBM di Jembrana.