LPLPD Diduga Tak Jalankan Tugas,LPD Rutin Setor 5 Persen Dari SHU.

Keterangan foto : Dewa Suparwata, LPLPD Kabupaten Jembrana. Ajik/Detakpost

Jembrana (Detakpost ) – Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Yeh Sumbul Kecamatan Mendoyo Kabupaten Jembrana rutin setor 5 persen dari sisa hasil usaha (SHU) setiap Tahun kepada Lembaga Pemberdayaan LPD (LPLPD) Jembrana justru di duga tidak menjalankan fungsinya secara optimal.

Kepala LPD Yeh Sumbul mengeluhkan ketidakhadiran program pemberdayaan dan pembinaan dari LPLPD dalam beberapa tahun terakhir,padahal kewajiban penyetoran dana dari LPD ke LPLPD trus berjalan sebagaimana mestinya..

Read More

” Setiap tahun kami setor 5 persen dari SHU ke LPLPD.Tapi sejauh ini tidak melihat program atau pelatihan nyata dari mereka,”ujarnya.

LPLPD semestinya berperan sebagai lembaga pendamping,pembina dan pengawas terhadap oprasional LPD di tingkat Desa Adat,namun praktiknya,fungsinya dinilai mandeg.

Bendese Adat Yeh Sumbul juga menyampaikan keprihatinannya.
” Kami berharap dana yang di setor dari LPD dapat dikelola dengan transparan dan digunakan untuk kepentingan bersama,terutama dalam meningkatkan kapasitas SDM dan penguatan sistem,”ujarnya.

Lanjut Bendese,situasi ini menimbulkan pertanyaan besar terkait akuntabilitas dan efektivitas keberadaan LPLPD sebagai lembaga yang seharusnya memperkuat eksistensi LPD di tengah tantangan ekonomi dan digitalisasi keuangan saat ini,tutupnya.

BACA JUGA  PRA HUT Ke - 22, Baladika Bali Gelar Ngunggah Shanti dan Bakti Sosial di Pura Segara Pengambengan. Jembrana - Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke - 22, Organisasi kemasyarakatan Badika Bali menggelar kegiatan "Ngunggah Shanti" yang dirangkaikan dengan aksi bakti sosial dikawasan Putra Segara Pengambengan,Kecamatan Negara,Kabupaten Jembrana,Minggu (1/3) 2026 pagi. Kegiatan Pra HUT ini diisi dengan berbagai agenda sosial dan lingkungan,di antaranya aksi bersih - bersih area Pura dan pantai sekitar,penanaman pohon Ketapang sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian alam,serta penyerahan santunan sembako kepada pengempon pura. Ketua Baladika Bali I Putu Rian Aditya,selaku panitia kegiatan menyampaikan bahwa,Ngunggah Shanti bukan hanya seremoni menjelang hari jadi Organisasi,namun juga momentum untuk mempererat persaudaraan dan meningkatkan rasa ke pedulian sosial anggota Baladika Bali terhadap lingkungan dan masyarakat. " Melalui kegiatan ini,kami ingin menegaskan bahwa Baladika Bali hadir tidak hanya sebagai organisasi,tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang peduli terhadap kebersihan lingkungan,pelestarian alam,dan kesejahteraan sosial," ujarnya. Aksi bersih - bersih dilakukan secara gotong royong oleh seluruh anggota, yang dihadiri juga dari Laskar Bali,TNI dan salah satu dari anggota Dewan Kabupaten Jembrana.Selain itu,puluhan bibit pohon Ketapang ditanam disekitar kawasan pura segara sebagai upaya menjaga ekosistem pesisir agar tetap hijau dan asri. Pada kesempatan yang sama,bantuan paket sembako diserahkan secara simbolis kepada pengempon pura segara.Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dan juga selaku pengempon pura sekaligus mempererat hubungan antara organisasi dan warga. Kegiatan ini berlangsung dengan tertib,penuh semangat kebersamaan,dan mendapat apresiasi dari Anggota Dewan yang turut hadir.Dengan digelarnya rangkaian Pra HUT ke - 22 ini,Baladika Bali berharap kedepan semakin solid,bermanfaat bagi masyarakat,serta terus berkontribusi dalam menjaga nilai - nilai sosial dan budaya Bali