Surabaya (DPost) – Polda Jawa Timur bersama PJ Gubernur Jawa Timur dan Sahli Kodam V/Brawijaya, serta Elemen masyarakat, melakukan Apel gelar pasukan Operasi Keselamatan 2024 dan Pencanangan Aksi Keselamatan Jalan, di Lapangan Upacara Mapolda Jatim, Sabtu (2/3/2024).
Operasi Keselamatan 2024 ini akan dilaksanakan selama 14 hari, di mulai tanggal 4 sampai dengan 17 Maret 2024, dengan melibatkan personel sebanyak 4.470, yang terdiri dari satgas Polda sebanyak 390 personel, dan Satwil jajaran 4.080 personel.
Read More
- *Jaga Keseimbangan Ekosistem Pantai dan Laut, Kapolda Bali Ikut Dalam Aksi Bersih-Bersih Pantai Padang Galak*
- PRA HUT Ke – 22, Baladika Bali Gelar Ngunggah Shanti dan Bakti Sosial di Pura Segara Pengambengan.
- PRA HUT Ke – 22, Baladika Bali Gelar Ngunggah Shanti dan Bakti Sosial di Pura Segara Pengambengan. Jembrana – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke – 22, Organisasi kemasyarakatan Badika Bali menggelar kegiatan “Ngunggah Shanti” yang dirangkaikan dengan aksi bakti sosial dikawasan Putra Segara Pengambengan,Kecamatan Negara,Kabupaten Jembrana,Minggu (1/3) 2026 pagi. Kegiatan Pra HUT ini diisi dengan berbagai agenda sosial dan lingkungan,di antaranya aksi bersih – bersih area Pura dan pantai sekitar,penanaman pohon Ketapang sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian alam,serta penyerahan santunan sembako kepada pengempon pura. Ketua Baladika Bali I Putu Rian Aditya,selaku panitia kegiatan menyampaikan bahwa,Ngunggah Shanti bukan hanya seremoni menjelang hari jadi Organisasi,namun juga momentum untuk mempererat persaudaraan dan meningkatkan rasa ke pedulian sosial anggota Baladika Bali terhadap lingkungan dan masyarakat. ” Melalui kegiatan ini,kami ingin menegaskan bahwa Baladika Bali hadir tidak hanya sebagai organisasi,tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang peduli terhadap kebersihan lingkungan,pelestarian alam,dan kesejahteraan sosial,” ujarnya. Aksi bersih – bersih dilakukan secara gotong royong oleh seluruh anggota, yang dihadiri juga dari Laskar Bali,TNI dan salah satu dari anggota Dewan Kabupaten Jembrana.Selain itu,puluhan bibit pohon Ketapang ditanam disekitar kawasan pura segara sebagai upaya menjaga ekosistem pesisir agar tetap hijau dan asri. Pada kesempatan yang sama,bantuan paket sembako diserahkan secara simbolis kepada pengempon pura segara.Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dan juga selaku pengempon pura sekaligus mempererat hubungan antara organisasi dan warga. Kegiatan ini berlangsung dengan tertib,penuh semangat kebersamaan,dan mendapat apresiasi dari Anggota Dewan yang turut hadir.Dengan digelarnya rangkaian Pra HUT ke – 22 ini,Baladika Bali berharap kedepan semakin solid,bermanfaat bagi masyarakat,serta terus berkontribusi dalam menjaga nilai – nilai sosial dan budaya Bali
Target prioritas operasi keselamatan semeru 2024 antara lain adalah.
1. Penggunaan helm SNI
2. Melawan arus
3. Penggunaan hp saat berkendara
4. Berkendara dibawah pengaruh alkohol
5. Melebihi batas kecepatan
6. Berkendara dibawah umur
7. Penggunaan knalpot brong
8. Balap liar
Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Imam Sugianto mengatakan, pada tahun 2023 terkait pelanggaran lalu lintas di Jawa Timur sendiri mengalami peningkatan yang sangat signifikan sebesar 13.853 persen, dibanding tahun 2022.
“Jenis pelanggaran yang dilakukan, melibatkan 14. 292 pelanggar tidak memakai helm dan 719 pelanggar melakukan perbuatan melawan arah. Angka tersebut cukup tinggi jika dilihat berdasarkan kurun waktu yang masih cukup singkat,” tegasnya.
Kapolda juga mengatakan, tahun 2024 Jawa Timur menduduki angka tertinggi terjadinya Kecelakaan lalu lintas (Laka lantas).
“Ada korban meninggal kurang lebih 5000, nah itu mudah-mudahan di tahun 2024 ini dengan kita selenggarakan operasi keselamatan, sebagai awal cipta kondisi menghadapi operasi ketupat Semeru nanti tahun 2024, menjelang pengamanan bulan puasa dan Idul fitri,” tandasnya.
Kapolda Jatim berharap dengan terselenggaranya Operasi Keselamatan 2024 ini, dapat menurunkan angka kecelakaan lalulintas di Jawa Timur.
“Mudah-mudahan di akhir Operasi nanti evaluasi bisa kita dapatkan maksimal,” tegasnya.
Lebih lanjut, Irjen Pol Imam Sugianto menegaskan, dalam operasi keselamatan ini pihaknya bersama stake holder terkait akan mengedepankan langkah-langkah preemtif dan preventif.
“Kita sosialisasikan secara masif, termasuk delapan sasaran itu yang paling utama, yang harus kita sasar adalah kelompok Millenials, tetapi warga masyarakat yang lain juga tidak kita abaikan,” jelasnya.
Post Views: 534